Rasa tidak nyaman kerap kali dirasakan jika kita mengalami yang namanya hidung tersumbat. untuk mengatasi hal itu Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi hidung tersumbat seperti misalnya dengan mandi air hangat, minum banyak air, atau mengompresnya dengan air hangat.
namun ada cara yang lebih manjur untuk mengatasi hidung mampet ,seperti cara berikut ini :
Posisikan kepala agak ke belakang lalu jepit kedua sisi luar lubang hidung dengan jari tangan lalu tahan napas selama yang Anda mampu. Tarik kepala ke depan ketika Anda mengembuskan napas. Hidung akan bebas dari rasa tersumbat. Selamat mencoba!
selain dengan cara diatas, anda juga bisa mencoba minya obat herbal, yaitu minyak kutus kutus bali
Minggu, 19 Maret 2017
Hindari Masakan siap saji untuk mencegah diabetes
Warung Makanan siap saji telah mengepung masyarakat perkotaan 10 tahun terakhir ini, hadirnya masakan siap saji ini tentu yang menjadi target adalah kaum muda perkotaan. sehingga kebiasaan makan di rumah menjadi semakin langka dewasa ini.
padahal salah satu faktor penyebab munculnya penyakit diabetes adalah kebiasaan makanan siap saji.
sebuah penelitian terbaru dari harvard T.H Chan school of public health menyatakan bahwa mereka yang makan 5-7 porsi masakan rumah dalam seminggu akan 15 persen lebih rendah risiko terkena diabetes dibanding yang hanya 1-2 porsi makan.
Masakan di rumah dinilai lebih sehat ketimbang makanan di restoran atau luar rumah. Bukan rahasia lagi bila makanan di restoran umumnya lebih tinggi kalori, lemak, dan tinggi gula.
Konsumen tidak tahu pasti bagaimana proses pembuatan makanan di restoran yang mungkin tinggi garam dan gunakan banyak penyedap rasa sehingga lebih gurih dan nikmat di lidah.
Kebiasaan makan di luar rumah bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2 hingga jantung. Sangat disayangkan bila anak-anak sejak kecil sering diajak mencicipi makanan siap saji di pusat perbelanjaan.
padahal salah satu faktor penyebab munculnya penyakit diabetes adalah kebiasaan makanan siap saji.
sebuah penelitian terbaru dari harvard T.H Chan school of public health menyatakan bahwa mereka yang makan 5-7 porsi masakan rumah dalam seminggu akan 15 persen lebih rendah risiko terkena diabetes dibanding yang hanya 1-2 porsi makan.
Masakan di rumah dinilai lebih sehat ketimbang makanan di restoran atau luar rumah. Bukan rahasia lagi bila makanan di restoran umumnya lebih tinggi kalori, lemak, dan tinggi gula.
Konsumen tidak tahu pasti bagaimana proses pembuatan makanan di restoran yang mungkin tinggi garam dan gunakan banyak penyedap rasa sehingga lebih gurih dan nikmat di lidah.
Kebiasaan makan di luar rumah bisa meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2 hingga jantung. Sangat disayangkan bila anak-anak sejak kecil sering diajak mencicipi makanan siap saji di pusat perbelanjaan.
Namun sebuah situ lokal kutuskutus.net memposting bahwa dewasa ini ada sebuah penemuan pengobatan herbal asli bali yg dapat menyembuhkan penyakit diabetes. minyak tersebut dikenal dengan minyak kutus kutus bali.
Langganan:
Postingan (Atom)

